Fungsi Manajemen Operasional
Manajemen operasional ada dalam perusahaan untuk bisa mengelola sumber daya yg dimiliki. Untuk sebuah proses produksi supaya mempunyai hasil yg maksimalSumber daya yg dikelola contohnya ini: bahan. bsaya, mesin, perlengkapan dan peralatan, tenaga kerja dan uang. Dan banyak lagi sumber daya yg lainnya. Semuanya diolah biar menghasilkan sesuatu. Yang mempunyai nilai tambah dan bisa dijual.
Dalam menjalankan fungsi operasi, Serangkaian acara yg harus dilsayakan. Semuanya masuk kedalam sebuah sistem.
Manajemen operasional terdiri atas 4 (empat) macam fungsi operasional :
![]() |
| Fungsi Manajemen Operasional |
- Fungsi proses, yg bersifat teknis, diantaranya berupa metode yg dipergunakan dalam pengolahan bahan.
- Fungsi pengorganisasian teknik serta metode, dengan pengorganisasian ini, proses produksi bisa berjalan dengan efektif dan efisien
- Fungsi perencanaan bahan., termasuk penetapan kualitas dan kuantitas bahan.
- Fungsi pengendalian atau pengawasan terhadap penggunaan bahan. untuk proses produksi
Perkembangan Fungsi Manajemen Operasional
Saat ini orang menyebut dengan istilah industri 4.0. Masa dimana kemajuan teknologi modern. Lebih modern dari sebelumnya. Kemajuan internet. Dan semua kontrol dalam genggaman. Zaman sudah sekian majunya. Fungsi administrasi operasional juga mengikuti perkembangannya. Tidak mengikuti: berarti siap siap disalip kompetitor.Bukan hanya terjadi pada perusahaan skala besar. Bahkan sekelas UMKM sudah mulai menerapkan 4.0. Semua berlomba untuk bertahan.
Semuanya mengalami pergeseran. Hampir disemua bidang operasional. Hampir disemua industri. Hampir disemua skala.
Sekarang jauh lebih dinamis. Tidak statis. Aturan dibentuk sedemikian rupa. Agar bisa mengikuti perkembangan jaman. Agar bisa meraih pangsa pasar.
Ditambah lagi: semakin menjamurnya penggunaan utilitas atau peralatan yg modern. Peralatan gres yg canggih. Yang mulai terjangkau kualitas hasil produksi yg semakin meningkat, reseach and development yg selalu dipakai dalam pengembangan desain produk.
Ini kemudian dikembangkan menjadi sebuah sistem administrasi operasional yg lebih dinamis. fungsi manajemen operasional sekarang jauh lebih kompleks. Namun gampang dijalankan.
Tidak ksaya terhadap perubahan. yg ada untuk bisa bersaing memenuhi kebutuhan konsumen.
Baca juga artikel lainnya :
