Thursday, May 2, 2019

Pengertian Akuntansi Syariah

Pernah dengar sayantansi syariah ?

Apa bedanya dengan sayantansi konvensional ?

Perkembangan transaksi sayantansi syariah selesai jawaban ini mengalami kemajuan yg pesat baik pada kegiatan perjuangan dan juga forum keuangan ibarat bank, pasar modal, asuransi, forum pembiayaan dan yg lainnya yg mempunyai basis syariah.

Meningkatnya transaksi syariah membuat. sayantansi syariah semakin dilirik oleh masyarakat.

Lalu, bagaimanakah pengertian sayantansi syariah itu sendiri?

Pengertian Akuntansi Syariah

 Perkembangan transaksi sayantansi syariah selesai jawaban ini mengalami kemajuan yg pesat ba Pengertian Akuntansi Syariah
Akuntansi Syariah
Secara etimologis, sayantansi syariah berawal dari bahasa arab "Muhasabah" yg juga berarti kata "Hisab" yg mempunyai arti menimbang, memperhitungkan, mengkalkulasi, mendata atau menghisab yg dalam konteks ini berarti menghitung secara teliti yg harus dicatat kedalam pembukuan tertentu !

Akuntansi syariah ialah ilmu sayantansi yg lebih berorientasi sosial, tidak hanya menjadi alat dalam mengartikan fenomena fenomena ekonomi yg berukuran moneter, namun juga menjadi sebuah metode yg menjelaskan bagaimana fenomena fenomena ekonomi tersebut berjalan didalam masyarakat berlandaskan pedoman islam

Konsep sayantansi syariah secara garis besar hampir sama dengan konsep sayantansi konvensional yg terdiri atas:
  • Entitas Bisnis
  • Kesinambungan
  • Stabilitas Daya Beli Unit Moneter 
  • Periode Akuntansi.

Akuntansi syariah didalamnya termasuk info isu yg tidak umum dipikirkan oleh sayantansi konvensional.

Salah satu misalnya ialah bentuk perhitungan yg menganjurkan transaksi apa saja yg boleh dan apa yg dilarang.

Akuntansi syariah berdasarkan Sofyan S. Harahap ialah tentang penggunaan ilmu sayantansi didalam menjalankan syari'ah islam. (yg ditulis dalam bukunya: Akuntansi Sosial Ekonomi dan Akuntansi Islam : 56)

Akuntansi syariah pada realita dapat terefleksikan pada sayantansi zakat.

Akuntansi zakat memperlihatkan proses dimana harta atau kekayaan yg diperoleh oleh perusahaan dengan cara yg halal berdasarkan syariat islam.

Hal ini merupakan sebuah pola dari turunan hisab (perhitungan) yg merupakan bidang dari sayantansi yg menekankan pertanggungjawaban (accountability)

Tidak berbeda dengan sayantansi konvensional, sayantansi syariah juga dapat didefinisikan sbg suatu kegiatan dalam mengidentifikasi, mengklarifikasi serta melaporkan kegiatan ekonomi yg nantinya akan dipakai sbg dasar pengambilan keputusan ekonomi oleh sebuah entitas usaha.

Lalu apa bedannya sayantansi syariah dengan sayantansi konvensional ?

Pembeda terbesar ialah ada pada kegiatan ekonomi yg dilsayakan dan dilaporkan

Pada sayantansi syariah kegiatan kegiatan ekonomi harus berlandaskan  pada prinsip kaidah kaidah syariah yg ditentukan.

Kegiatan ekonomi yg mengandung riba, judl, penipuuan, barang barang yg tidak halal ibarat minuman keras, rokok, bab1, prostltusi, jual beli sistem ngijo (buah) dan barang atau jasa yg membahayakan maupun yg mengandung kezaliman ialah beberapa pola yg tidak dapat diterapkan dalam sayantansi syariah

Transaksi yg keluar dari konsep syariah tidak dapat dilsayakan pencatatan alasannya melanggar syarat syariat

Untuk memahami sayantansi syariah maka dibutuhkan suatu pemahaman yg benar benar bekerjasama dengan Islam dan substansinya didalam kehidupan manusia.

Tidak sekedar hanya membuat. laporan "perusahaan untung berapa"?