Saturday, June 15, 2019

Contoh Sistem Warta Administrasi Dalam Perusahaan / Organisasi

Contoh sistem informasi manajemen - Berbicara mengenai sistem informasi manajemen perusahaan atau organisasi yg selalu memakai teknologi maka akan selalu berkaitan dengan pihak pihak dari kalangan praktisi informatika, andal IT (informasi teknologi) alasannya ialah pada umumnya merekalah yg merancang aplikasi sistem informasi manajemen.

Ada beberapa pola sistem informasi manajemen dalam perusahaan atau organisasi yg umum diterapkan pada banyak perusahaan atau organisasi, seperti:

  1. Enterprise Resource Planning | ERP 
  2. Transaction Processing System (TPS) Sistem Pemprosesan Transaksi
  3. Office Automation System (OAS) Sistem Otomatis
  4. Knowledge Work System (KWS) Sistem Kerja Pengetahuan
  5. Decision Support System (DSS) Sistem Pendukung Keputusan
  6.  Expert System (ES) and Artificial Intelligent (AI)
  7. Informatic Management System (IMS) Sistem Manajemen Informasi
  8. Information Reporting System (IRS) Sistem Pelaporan Informasi
  9. Group Decision Support System (GDSS) Sistem Pendukung Keputusan Kelompok
  10. Executive Information System (EIS) Sistem Informasi Eksekutif
  11. Supply Chain Management (SCM) Manajemen Rantai Pasokan

Contoh Informasi Manajemen dalam Perusahaan atau Organisasi

Piramida sistem informasi manajemen. source: 12650024-si.blogspot.co.id

# 1. Enterprise Resource Planning | ERP 

Enterprise rouserce planning (ERP) merupakan sebuah sistem terintegrasi yg memudahkan manajemen dalam melsayakan perencanaan terhadap sumber daya yg dimiliki.

Penerapan enterprise resource planning memakai teknologi informasi yg berupa perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware) yg merangkum acara perusahaan dan mengolahnya menjadi sebuah informasi.

Informasi yg dihasilkan oleh sistem ERP ini mempunyai basis data yg sama dan akan digunakan oleh manajemen untuk menyusun perencanaan perusahaan untuk mengelola sumber daya yg dimiliki.

Mau diapakan sumber daya perusahaan menyerupai sumber daya manusia, dana, material, mesin, metode dan sumber daya lain bisa dipengaruhi oleh informasi yg dihasilkan sistem ERP ini.

Informasi hasil ERP digunakan dalam mengintegrasikan kerja antar lini perusahaan, antar bidang kerja masing masing departemen diperusahaan.

ERP menjadi jembatan yg menghubungkan sekat-sekat yg ada pada perusahaan contohnya bab accounting, finance, marketing, human resource dan bab yg lain dalam perusahaan bisa dengan gampang melsayakan komunikasi dan integrasi informasi. Terkelola dengan baik dan tidak berjalan sendiri sendiri.

# 2. Transaction Processing System (TPS) Sistem Pemprosesan Transaksi

Sistem informasi TPS ialah pola sistem informasi manajemen yg mencatat, mengumpulkan, menyimpan dan mengolah semua data transaksi bisnis yg telah dilsayakan perusahaan.

Sistem TPS bisa mengolah data transaksi dalam volume yg besar dan bervariasi secara efisien. Sistem informasi TPS menghindari pencatatan yg keliru (error), mencatat secara sayarat dengan privasi dan keamanan data yg terjaga.

Contoh sistem informasi TPS ialah mencatat dan mengolah data transaksi bisnis menyerupai laporan pembelian, penjualan, perubahaan inventori (persediaan) laporan honor para karyawan, dan bahkan formulir pembayaran pajak.

Salah satu pola penerapan sistem infomrasi TPS ialah menyerupai aplikasi Mandiri E-FX (Mandiri Electronic Foreign Exchange) yg dijalankan oleh Bank Mandiri.

# 3. Office Automation System (OAS) Sistem Otomatis

Office automation system (OAS) atau disebut juga virtual office (VO) ialah sistem informasi yg menggabungkan beberapa peralatan teknologi informasi yg berfungsi untuk menyimpan, mengolah dan mengirimkan data data dalam bentuk komunikasi elektronik (virtual).

Sistem OAS bisa menekan penggunaan kertas sehingg bisa meningkatkan ketepatan, kecepatan dan keamanan data informasi yg ada. Pada jadinya akan meningkatkan produktivitas kerja.

Konsep OAS terdiri dari sebuah server perusahaan sbg sentra pengendali. Para pemakai bisa saling berkomunikasi dengan yg lain melalui server sentra tersebut. Semua data data tersimpan dalam server untuk memudahkan kanal bagi yg membutuhkan.

# 4. Knowledge Work System (KWS) Sistem Kerja Pengetahuan

Knowledge work system (KWS) ialah sistem informasi yg memanfaatkan pengetahuan gres untuk digunakan oleh perusahaan. Sistem informasi KWS memanfaatkan dan mengintegrasikan pekerja profesional seperiti insinyur, profesor, doktor atau ilmuwan untuk bekerja dan membuat sesuatu yg gres yg bisa menunjukkan manfaat yg besar kepada perusahaan.

Sistem aplikasi KWS ini bisa membuat. para pekerja andal bisa menyalurkan wangsit dan menerapkannya kedalam pekerjaan mereka secara lebih efektif dan efisien. 

# 5. Decision Support System (DSS) Sistem Pendukung Keputusan

Decision support system atau sistem pendukung keputusan ialah sistem informasi yg berbasis komputer yg mengamati lingkungan perusahaan dan menjadi informasi pendukung dalam pengambilan keputusan bisnis.

Sistem informasi DSS mencari solusi terhadap dilema yg ada dengan respon yg cepat dalam kondisi yg selalu berubah.

Sistem informasi DSS mengolah data mentah, dokumen, model bisnis dan bahkan pengetahuan langsung manajemen untuk mengambil keputusan dan mengatasi dilema yg muncul. Sistem informasi DSS mengelola data terkini dalam jumlah yg besar, mengolah data penjualan, asumsi pendapatan dan data lainnya yg dibutuhkan.

Dengan menjalankan aplikasi sistem informasi DSS, manajemen bisa mempunyai pandangan gres terhadap dilema yg ada, menguatkan kontrol, mempercepat waktu, menghemat biaya dan meningkatkan produktivitas serta efektivitas manajer sehingga manajemen bisa melsayakan pekerjaan lebih cepat dengan perjuangan yg sedikit.

Berbicara mengenai sistem informasi manajemen perusahaan atau organisasi yg selalu mengg Contoh Sistem Informasi Manajemen dalam Perusahaan / Organisasi
Skema sistem informasi DSS . courtesy of : ag92110007.wordpress.com

# 6. Expert System (ES) and Artificial Intelligent (AI)

Expert system atau sistem pakar ialah sebuah aplikasi terkomputerisasi yg berfungsi menuntaskan dilema menyerupai yg dipikirkan oleh para pakar atau tenaga ahli.

Yang dimaksud pakar ialah seseorang yg mempunyai keahlian khusus yg mumpuni dalam memecahkan dilema yg tidak bisa dilsayakan oleh orang awam. Contoh ES ialah penjadwalan mekanik

Sedangkan Artificial Intelligent (AI) atau yg disebut juga kecerdasan buatan ialah sistem aplikasi yg mempunyai kemampuan kecerdasan menyerupai kemampuan manusia. Contohnya ialah aplikasi komputer yg berusaha mencontoh cara pikiran manusia.

AI bisa menelaah data data atau informasi yg kurang lengkap dan mempunyai kemampuan untuk menjelaskan atau budi sehat terhadap langkah langkah dan keputusan yg diambil manajemen.

# 7. Informatic Management System (IMS) Sistem Manajemen Informasi

Informatic Management System (IMS) ialah sebuah aplikasi komputerisasi yg menyajikan informasi yg terpadu yg mengambil informasi dari beberapa database dan banyak sekali sumber. Informasi yg dihasilkan lebih detail, merangkum data informasi yg telah terpilih dan membantu dalam analisa pengambilan keputusan.

Informasi IMS contohnya informasi wacana perhitungan harga pokok produk barang atau jasa, informasi keuangan, informasi wacana aliran bahan. dan produk, informasi pemasaran menyerupai pengembangan produk dan distribusinya, dan juga informasi wacana sumber daya insan menyerupai perekrutan atau seleksi dan training SDM.

Sistem informasi IMS membuat. laporan secara periodik (mingguan, bulanan, atau harian) mengenai ringkasan acara secara detail. IMS juga menyusun laporan tertentu apabila ada ajakan dari seseorang atau laporan yg disusun secara mendadak yg memerlukan tindakan segera.

# 8. Executive Information System (EIS) Sistem Informasi Eksekutif

Salah satu pola sistem informasi manajemen lainnya ialah executive information system (EIS) atau sistem informasi eksekutif. Seusia dengan namanya, sistem informasi EIS ini digunakan oleh jajaran ekskutif atau manajemen jajaran tingkat atas dalam perusahaan.

Karena yg membutuhkan ialah manajemen tingkat atas, maka informasi yg dihasilkan oleh sistem informasi EIS ini bersifat strategis yg bisa memilih jalannya dan keberhasilan taktik perusahaan.

Sistem informasi EIS menunjukkan kanal yg mudah, cepat dan terkomputerisasi ke informasi internal maupun eksternal yg berkaitan dengan faktor utama yg bisa menghipnotis keberhasilan perusahaan. Hanya informasi yg strategis, yg penting, bukan informasi yg terlalu teknikal.

# 9. Information Reporting System (IRS) Sistem Pelaporan Informasi

Sistem informasi IRS ialah sistem informasi yg menunjukkan laporan mengenai produk perusahaan. Sistem informasi IRS akan digunakan untuk mengevaluasi kinerja manajer menyerupai contohnya kinerja penjualan produk, IRS akan menunjukkan laporan analisa mengenai penjualan produk secara mingguan kepada manajer penjualan. Dan manajer penjualan memakai data yg disajikan untuk mengevaluasi sejauh mana kinerja yg bisa mereka capai.

Laporan yg disajikan sistem informasi IRS bisa berupa angka-angka, grafik maupun tabel dan bahkan infografis. Umumnya, laporan IRS akan disajikan secara rutin (periodik), dan menurut ajakan jikalau dirasa dibutuhkan oleh manajer atau bahkan jikalau terjadi situasi yg tidak diprediksi sebelumnya (pengecualian).

# 10. Supply Chain Management (SCM) Manajemen Rantai Pasokan

Pada perusahaan manufaktur, kegiatan utama ialah bagaimana mengelola barang belum jadi (bahan. bsaya) menjadi barang jadi yg siap untuk digunakan oleh konsumen. Proses dari barang mentah hingga bisa dinikmati oleh konsumen memerlukan tahapan yg kompleks.

Sistem informasi supplay Chain Management (SCM) berfungsi untuk mengatur hal hal yg bekerjasama dengan hal tersebut. Sistem informasi SCM menunjukkan data data yg terintegrasi mengenai serangkaian aktiviatas yg bekerjasama dengan koordinasi masing masing divisi, jadwal, pengawasan, pemasok bahan. mentah, produksi, pengawasan persediaan hingga hingga pada pemasok, pengecer dan yg paling ujung ialah produk bisa dinikmati oleh konsumen.

Sistem informasi SCM akan mengolah data terkait operasional produksi, logistik, manajemen harian bahkan data data wacana pemasok bahan. mentah dan list pelanggan.

Intinya, sistem infomrasi SCM mengelola data wacana kegiatan mengolah bahan. mentah menjadi produk jadi yg diterima konsumen.

Informasi yg diolah oleh SCM bisa dimanfaatkan untuk untuk mengurangi biaya biaya, baik biaya produksi, biaya logistik distribusi, biaya bahan. bsaya dan biaya lain yg timbul dan mempersingkat waktu hingga barang tersebut diterima oleh konsumen.

# 11. Group Decision Support System (GDSS) Sistem Pendukung Keputusan Kelompok

Sistem informasi GDSS ialah aplikasi interaktif terkomputerisasi dirancang secara khusus untuk memudahkan sekelompok orang dalam menghadapi dilema yg tidak terstruktur. Sistem GDSS mengatur komunikasi bagi masing masing anggota kelompok memakai software (perangkat lunak yg dinamakan groupware) untuk menganalisa dilema dan keputusan secara bersama-sama.

Sistem informasi GDSS sanggup meminimalkan risiko perilsaya kelompok atau anggota kelompok yg negatif, menyerupai miskomunikasi, pemikiran yg tersekat sekat atau terkotak kotak antar anggota ataupun konflik antar anggota yg bisa merusak kelompok.

Aplikasi  GDSS yg juga dikenal dengan nama Computer Supporterd Collaboratie Work (CSCW) mempunyai manfaat seperti:
  • Meningkatkan partisipasi anggota kelompok 
  • Membuat pertemuan dan diskusi menjadi lebih efisien dan efektif 
  • Memicu anggota kelompok mengeluarkan wangsit ide gres tanpa tsayat disalahkan atau dikritik
  • Evaluasi terhadap wangsit yg ada bisa dilsayakan secara obyektif
  • Dokumentasi hasil pertemuan yg tersimpan dengan baik
  • Ketidaksepakatan antar anggota kelompok bisa dipecahkan sesegera mungkin
  • Anggota baik yg tingkatannya lebih tinggi atau rendah bisa sejajar mengenai anjuran wangsit ide baru.
Demikian lah pola sistem informasi manajemen yg sering digunakan dalam perusahaan ataupun organisasi. Materi ini diambil dari beberapa sumber di internet. Apabila ada kesalahan ataupun kekurangan inforamsi, silahkan tinggalkan pesan dikolom komentar. Terima kasih.