Sumber dana jangka menengah diambil oleh administrasi keuangan perusahaan alasannya ialah adanya kebutuhan yg tidak bisa dipenuhi kalau memakai instrumen sumber pendanaan jangka pendek, tetapi juga berlebihan kalau memakai pendanaan jangka panjang.
Contoh sumber dana jangka menengah ialah leasing, term loan, dan equipment loan.
Sebenarnya istilah jangka menengah, jangka pendek maupun jangka panjang hanyalah sebatas istilah saja.
Ada yg beropini sumber keuangan perusahaan yg berjangka waktu dibawah lima tahun masih merupakan sumber dana jangka pendek, bukan jangka panjang.
Ada juga yg yg menyebut bahwa sumber dana yg berjangka waktu diatas 3 tahun ialah pendanaan jangka panjang.
Banyak pihak yg berbeda dalam mengelompokkan sumber dana.
Namun yg paling penting ialah bahwa sumber dana yg dimaksud bisa memenuhi kebutuhan keuangan perusahaan.
Manajemen tidak akan mempermasalahkan sebuah opsi pendanaan pengelompokkan kedalam sumber dana jangka panjang atau tidak.
.....Tidak masalah, hanya sebatas istilah saja.
Baca juga : Sumber Dana Jangka Pendek
![]() |
| sumber dana jangka menengah | img source: shareicon.net |
1. Leasing | Sewa Guna Usaha
Leasing ialah alternatif pendanaan yg berbentuk sewa aset.
Pemilik aset akan menyewakan aset yg dimilikinya kepada pihak yg membutuhkan aset tersebut selama jangka waktu tertentu.
Pemilik aset akan menyewakan aset yg dimilikinya kepada pihak yg membutuhkan aset tersebut selama jangka waktu tertentu.
Pendanaan leasing tidak berupa uang, namun berupa sewa guna aset.
Namun makna leasing mulai berubah dan yg umum diketahui oleh masyarakat ialah leasing kendaraan, dimana sistem yg berjalan ialah seseorang yg membutuhkan kendaraan lalu membeli kendaraan yg pembayarannya dicicil setiap bulan kepada pihak yg menunjukkan pinjaman.
Namun makna leasing mulai berubah dan yg umum diketahui oleh masyarakat ialah leasing kendaraan, dimana sistem yg berjalan ialah seseorang yg membutuhkan kendaraan lalu membeli kendaraan yg pembayarannya dicicil setiap bulan kepada pihak yg menunjukkan pinjaman.
Yang ada ialah transaksi pembelian secara kredit. Bukan menyewakan.
Bukan leasing menyerupai ini yg dimaksud dalam artikel ini.
Bukan leasing menyerupai ini yg dimaksud dalam artikel ini.
Sebenarnya istilah leasing ialah hak sewa guna barang modal dan akan dipakai dalam jangka waktu tertentu yg telah ditetapkan.
Pembayaran sewa leasing dilsayakan secara bersiklus dan leasing umumnya disertai dengan "hak pilih".
Yang dimaksud hak pilih ialah dikala masa sewa barang modal telah habis, maka ada opsi penyewa untuk memperpanjang sewa atau membeli barang yg disewakan tersebut.
Nilainya tergantung pada nilai sisa dari barang/aset yg disewakan.
Leasing model ini disebut dengan Finance lease.
Walaupun begitu ada leasing yg tidak disertai dengan hak pilih (operating lease).
Yang dimaksud hak pilih ialah dikala masa sewa barang modal telah habis, maka ada opsi penyewa untuk memperpanjang sewa atau membeli barang yg disewakan tersebut.
Nilainya tergantung pada nilai sisa dari barang/aset yg disewakan.
Leasing model ini disebut dengan Finance lease.
Walaupun begitu ada leasing yg tidak disertai dengan hak pilih (operating lease).
Manfaat leasing bagi perusahaan ialah bisa mendapat barang modal yg diinginkan tanpa harus membeli. Cukup menyewanya dan bisa pribadi dipakai untuk acara operasional perusahaan.
Perusahaan tidak perlu menanggung beban penyusutan terhadap aset yg disewanya. Juga tidak perlu pusing memikirkan bunga kalau menentukan mendapat aset tersebut dengan pembelian kredit.
Terkadang perusahaan memerlukan aset tertentu dalam menjalankan operasional perusahaan secara mendadak, namun tidak ada cukup dana tunai atau belum dianggarkan.
Maka leasing bisa mengatasi permasalahan tersebut.
Baca juga: Sumber Dana Jangka Panjang
Maka leasing bisa mengatasi permasalahan tersebut.
Baca juga: Sumber Dana Jangka Panjang
2. Term Loan
Term loan ialah sumber dana jangka menengah berupa kredit perjuangan yg umumnya mempunyai tempo pengembalian diatas satu tahun dan tidak lebih dari 5 tahun.
Jenis utang dukungan ini umumnya disertai jaminan berupa barang modal perusahaan.
Bagi pihak pemberi dukungan (kreditur), term loan bisa diperjual-belikan kembali kepada pihak lain.
Perusahaan yg memakai term loan untuk kebutuhan dananya harus membayar kembali angsuran dan bunganya disetiap periode tertentu, contohnya pembayaran angsuran dilsayakan setiap bulan, triwulan, kwartalan atau dibayarkan tiap satu tahun sekali.
Tingkat suku bunga term loan dipengaruhi oleh beberapa hal seperti:
Misalnya pembelian kendaraan, maka surat surat kendaraan akan ditahan oleh penjual hingga pembeli melunasi sisa pembayarannya.
Jenis utang dukungan ini umumnya disertai jaminan berupa barang modal perusahaan.
Term loan bisa disediakan oleh forum keuangan bank maupun forum keuangan bukan bank menyerupai forum dana pensiun, asuransi atau entitas yg lain.
Bagi pihak pemberi dukungan (kreditur), term loan bisa diperjual-belikan kembali kepada pihak lain.
Perusahaan yg memakai term loan untuk kebutuhan dananya harus membayar kembali angsuran dan bunganya disetiap periode tertentu, contohnya pembayaran angsuran dilsayakan setiap bulan, triwulan, kwartalan atau dibayarkan tiap satu tahun sekali.
Tingkat suku bunga term loan dipengaruhi oleh beberapa hal seperti:
- Jumlah nominal pinjaman
- Lama jatuh tempo
- Utang yg telah dimiliki perusahaan sebelumnya
- Kemampuan arus kas perusahaan, dan faktor lainnya
Umumnya bunga term loan lebih tinggi dari pada suku bunga utang jangka pendek.
Term loan oleh pihak peminjam dianggap mempunyai risiko yg lebih besar dibandingkan dengan utang jangka pendek alasannya ialah tingkat suku bunga yg berfluktuatif dalam tempo yg lebih lama.
Term loan oleh pihak peminjam dianggap mempunyai risiko yg lebih besar dibandingkan dengan utang jangka pendek alasannya ialah tingkat suku bunga yg berfluktuatif dalam tempo yg lebih lama.
3. Equipment Loan
Equipment loan ialah salah satu pendanaan jangka menengah yg bertujuan untuk mengadakan peralatan bagi perusahaan.
Peminjam akan menanggung harga yg lebih tinggi dari harga pasar perlengkapan yg diinginkan tersebut.
Peminjam akan menanggung harga yg lebih tinggi dari harga pasar perlengkapan yg diinginkan tersebut.
Equipment load bisa difasilitasi oleh forum keuangan bank maupun forum keuangan bukan bank.
Setidaknya terdapat dua metode dalam pembiayaan equipment load, yaitu:
# Conditional Sales Contract | Kontrak Penjualan Kondisional
Kontrak penjualan kondisional ialah perjanjian mengenai pembelian perlengkapan (berupa barang) secara kredit dimana penjual tidak akan menunjukkan sebagian barangnya hingga barang tersebut benar benar telah dilunasi oleh pembeli.Misalnya pembelian kendaraan, maka surat surat kendaraan akan ditahan oleh penjual hingga pembeli melunasi sisa pembayarannya.
# Chattel Mortgage | Hipotik Barang Bergerak
Hipotik barang bergerak ialah dukungan yg memerlukan barang untuk digadaikan hingga dukungan dilunasi.
Pemberi dukungan akan menguasai barang bergerak tersebut hingga jatuh tempo.
Pemberi dukungan akan menguasai barang bergerak tersebut hingga jatuh tempo.
Apabila peminjam tidak melunasi pinjamannya hingga jatuh tempo, maka pemberi dukungan berhak menguasai, memanfaatkan dan menjual barang yg digadai tersebut.
