Friday, August 9, 2019

Siapa Pengguna Laporan Keuangan?

Laporan keuangan bisa dibilang wajib hukumnya untuk perusahaan perusahaan skala besar menengah bahkan skala kecil. begitu banyak pihak yg membutuhkannya.

Siapa saja pengguna laporan keuangan ?

Pihak yg membutuhkan laporan keuangan sayantansi terdiri dari 2 kelompok

Pertama dari INTERNAL perusahaan itu sendiri

Kedua dari EKSTERNAL perusahaan atau pihak yg berada diluar perusahaan.

A. Pihak Internal Perusahaan

Laporan keuangan bisa dibilang wajib hukumnya untuk perusahaan perusahaan skala besar mene Siapa Pengguna Laporan Keuangan?
Pengguna Laporan Keuangan

Pihak internal perusahaan merupakan pihak yg secara eksklusif berkaitan dengan acara operasional perusahaan.

Terutama oleh manajer, manajer dalam divisi apapun itu !

Laporan keuangan sayantansi sangat penting bagi manajer.

Laporan keuangan dipakai untuk mengambil keputusan kebijakan dalam operasi perusahaan bagi seorang manajer.

Baik itu keputusan keputusan strategis perusahaan dan planning planning yg akan dijalankan untuk memaksimalkan keuntungan.

Semuanya berasal dari laporan keuangan sbg bahan. dasarnya.

B. Pihak Eksternal Perusahaan

Pengguna laporan keuangan dari eksternal perusahaan ini banyak sekali.

Menurut Standar Akuntansi Keuangan yg dirilis oleh IAI tahun 2002:2-3, pengguna laporan keuangan dari luar perusahaan berikut diantaranya:

1. Investor

Seorang investor atau penanam modal dalam perusahaan juga dengan para penasihatnya berkepentingan mengetahui hasil dari investasi mereka.

Juga dengan segala resiko yg menempel dan mungkin akan ditimbulkan dari investasi yg telah mereka keluarkan untuk perusahaan.

Kepentingannya sangat sederhana, mendapat laba.

Dan juga menetapkan apakah mereka tetap akan menjadi investor, mengurangi jumlah kepemilikan saham atau bahkan menarik diri (menjual saham) dari perusahaan.

Investor juga tertarik dengan isu mengenai kemampuan perusahaan dalam membayar deviden untuk mereka.

2. Karyawan

Karyawan perusahaan atau kelompok yg mewakili bunyi mereka juga membutuhkan isu mengenai tingkat profitabilitas dan tingkat kestabilitas perusahaan.

Karyawan ingin tahu isu untuk mengetahui kemampuan perusahaan-nya dalam menunjukkan tingkat upah atau honor mereka.

Karyawan juga ingin tahu wacana isu kesempatan kerja dan isu manfaat pensiun.

3. Kreditur

Pemberi pinjaman atau kreditur ingin tahu apakah pinjaman yg telah mereka berikan dan juga bunganya bisa dibayarkan ketika sudah jatuh tempo nanti.

Pemberi pinjaman ini bisa Bank atau forum bukan Bank atau individu dan entitas lainnya.

4. Pemasok (rekanan) dan kreditor usaha 

Pemasok atau rekanan ibarat pemasok bahan. bsaya bagi perusahaan memakai laporan keuangan untuk mengambil keputusan apakah jumlah nominal yg terutang akan terbayar ketika datang jatuh tempo nanti.

Kreditor perjuangan memerlukan isu untuk kepentingan apabila perusahaan yg diutangi yakni pelanggan utama perusahaan pemasok, dan kelangsungan hidup pemasok ini tergantung pada mereka.

5. Pemerintah

Kepentingan pemerintah secara umum dikuasai berkaitan dengan pajak,

Pemerintah butuh laporan keuangan perusahaan untuk mengatur aktivitasnya, menyusun data data statistik untuk kepentingan negara tentunya.

Dan yg utama yakni menetapkan kebijakan pajaknya.

Akuntansi yg dipakai di sini berbeda antara laporan sayantansi keuangan perusahaan, biasa disebut dengan Akuntansi Perpajakan

6. Pelanggan

Jika suatu pelanggan terlibat dalam suatu perjanjian jangka panjang dengan perusahaan, mereka juga membutuhkan isu wacana kelangsungan hidup perusahaan

7. Masyarakat

Sebuah perusahaan bisa memberi imbas terhadap masyarakat dalam beberapa cara

Contohnya jumlah orang yg menjadi pekerja di perusahaan, sumbangan untuk penanam modal dalam negeri.

Informasi keuangan perusahaan bisa membantu masyarakat menyediakan info atau trend perkembangan terakhir wacana rangkaian acara perusahaan..

8. Tukang Parkir

Nah yg satu ini tampaknya tidak termasuk.. hehe intemezo saja :)

Ok, demikian wacana siapa pengguna laporan keuangan, bisa ditambahkan sendiri bila dirasa ada pihak lain yg belum disebutkan.