Tuesday, June 11, 2019

Sistem Isu Administrasi Keuangan

Apa Itu Sistem Informasi Manajemen Keuangan ?

Sistem informasi administrasi keuangan atau sistem informasi keuangan ialah sebuah sistem yg mengumpulkan dan mengolah semua data keuangan menjadi sebuah informasi yg diharapkan oleh pihak yg berkepentingan sbg dasar pengambilan keputusan keuangan.

Sistem informasi keuangan merupakan bab dari sistem informasi manajemen (SIM) yg merupakan adonan atau kumpulan dari beberapa subsistem-subsistem keuangan yg saling terkait dan terhubung dalam jaringan yg sama untuk menghasilkan informasi keuangan perusahaan.

Sistem informasi keuangan sering diharapkan dalam menghadapi dan memecahkan dilema yg muncul dalam perusahaan, terutama dilema keuangan.

Informasi keuangan perusahaan yg dihasilkan harus berkualitas semoga informasi tersebut dapat mempunyai manfaat yg maksimal yg dapat diandalkan sbg dasar pengambilan keputusan.

Contoh penerapan sistem informasi keuangan yg berkualitas harus memenuhi unsur unsur menyerupai :
  • Relevan
  • Akurat dan dapat dipertanggung jawabkan
  • Tepat waktu
  • Lengkap
  • Materialitas
  • Mudah Dipahami
  • Bebas dari bias
  • Bisa dibandingkan dengan laporan sejenis
  • Formal dan substantif
  • Konsisten dari waktu kewaktu

Informasi keuangan yg disajikan berbentuk laporan khusus dan dilaporkan rutin secara periodik.

Informasi keuangan tersebut diolah dari seluruh data keuangan baik yg berasal dari internal maupun eksternal perusahaan.

Sub Sistem Informasi Keuangan

Sistem informasi administrasi keuangan terdiri atas beberapa cabang subsistem didalamnya, diantaranya ialah subsistem input keuangan dan subsistem output keuangan

 Apa Itu Sistem Informasi Manajemen Keuangan  Sistem Informasi Manajemen Keuangan
Gambar sistem infomrasi administrasi keuangan | property of autobeach.blogspot.co.id

# Subsistem Input Keuangan

Subsistem input keuangan terdiri dari:
  1. Subsistem informasi sayantansi
  2. Subsistem audit internal
  3. Subsistem intelejen

1. Subsistem Informasi Akuntansi

Subsistem informasi sayantansi merupakan salah satu bab dari sistem informasi administrasi yg bertujuan untuk menyediakan dan menyajikan informasi keuangan berupa data data sayantansi.

Biasanya hal ini dikenal dengan nama sistem informasi sayantansi.

Data sayantansi akan mencatat hal hal yg berafiliasi dengan keuangan perusahaan.

Dimulai dari mencatat seluruh transaksi termasuk menjelaskan transaksi apa, kapan waktu transaksi dilsayakan, siapa yg melsayakan, berapa nilai transaksi yg dilsayakan dan hal lainnya. 

2. Subsistem Audit Internal

Subsistem audit internal bertujuan untuk mengusut dengan melsayakan audit terhadap kondisi keuangan perusahaan.

Audit pada subsitem audit disini ialah audit internal perusahaan saja.

Dilsayakan oleh auditor internal perusahaan. Bukan auditor dari luar perusahaan

Subsistem audit membantu perusahaan dalam mengontrol, mengawasi dan mengevaluasi kinerja keuangan perusahaan.

Audit memungkinkan adanya temuan penyimpangan dan pelanggaran yg mungkin terjadi pada operasional perusahaan, terutama yg berafiliasi dengan alur keuangan. 

Audit internal dapat jadi ialah sistem pengendalian internal yg utama bagi perusahaan.

Baca lebih lanjut : Pengertian Internal Audit

3. Subsistem Intelejen Keuangan

Subsistem intelejen keuangan merupakan sebuah sistem yg mengumpulkan data dan informasi dari internal ataupun eksternal perusahaan yg dapat besar lengan berkuasa pada arus kas perusahaan. 

Sistem ini menawarkan opsi alternatif sumber pendanaan sbg sumber sumber keuangan perusahaan dari luar yg dapat menambah jumlah dana perusahaan.

# Subsistem Output Keuangan

Subsistem output keuangan setidaknya terdiri dari:
  1. Subsistem peramalan keuangan
  2. Subsistem administrasi dana
  3. Subsistem pengendalian keuangan

1. Subsistem Peramalan Keuangan

Subsistem peramalan keuangan akan memprediksi dan menawarkan proyeksi terhadap kondisi keuangan dimasa yg akan datang, menawarkan citra dalam penyusunan perencanaan strategis perusahaan.

Waktu akan terus berputar, perubahan. perubahan. kondisi internal maupun kondisi eksternal perusahaan pasti akan terjadi dimasa yg akan datang. Permintaan pasar, kendala hambatan, kapasitas produksi dan kondisi keuangan perusahaan akan mengalami perubahan. dari waktu kewaktu.

Subsistem peramalan keuangan akan membaca hal tersebut dengan memakai metode kuantitatif atau metode peramalan non-kuantitatif dalam melsayakan peramalan.
  • Metode peramalan kuantitatif melibatkan korelasi antara variabel terikat (kegiatan yg akan diramal) dengan variabel bebas (kegiatan lain). Contoh regresi bivariate, regresi sederhana, regresi multivariate.
  • Metode peramalan non-kuantitatif tidak melibatkan perhitungan dengan angka, namun menurut pada pandangan penaksiran yg subyektif. Seperti metode delphi, teknik consensus panel.

2. Subsistem Manajemen Dana

Subsistem ini berafiliasi dengan pengaturan arus kas perusahaan. Subsistem administrasi dana mengatur arus kas perusahaan dalam kondisi yg seimbang positif.

Mengawasi arus kas masuk dan arus kas keluar semoga sesuai dengan arus kas yg telah direncanakan sebelumnya.

Sedikit penyimpangan akan membuat. arus kas perusahaan tidak lancar dan membuat. perencanaan yg telah disusun sebelumnya tidak dapat dihukum dengan baik oleh manajemen.

3. Subsistem Pengendalian Keuangan

Subsistem pengendalian keuangan merupakan sistem pengendalian yg mengawasi dan melsayakan penilaian terhadap kebijakan keuangan yg diambil oleh administrasi perusahaan.

Subsistem pengendalian keuangan menghasilkan informasi yg memperlihatkan penggunaan dana perusahaan.

Informasi tersebut dapat dibandingkan anggaran yg telah ditentukan sebelumnya.

Apakah penggunaan dana tersebut telah sesuai dengan apa yg telah direncanakan dalam anggaran atau tidak.

Apabila ternyata tidak sesuai dengan yg direncanakan, maka perlu diadakan penilaian dan caranya.

Fungsi Sistem Informasi Manajemen Keuangan

Sistem informasi manajemen keuangan pada sebuah perusahaan setidaknya mempunyai fungsi seperti:
  • Menyediakan laporan keuangan untuk manajemen
  • Mengawasi dan menyajikan laporan perihal arus kas perusahaan
  • Melsayakan perencanaan keuangan perusahaan. Termasuk perencanaan sumber dana, kegiatan operasional dan kegiatan investasi perusahaan
  • Melsayakan pemisahan kekayaan antara kekayaan perusahaan dan kekayaan pemilik perusahaan
  • Sebagai bahan. penilaian terhadap semua acara keuangan perusahaan

Melihat pemaparan diatas, dapat disimpulkan sistem informasi administrasi keuangan bertugas untuk:
  1. Mendata dan mengidentifikasi berapa kebutuhan dana perusahaan dimasa yg akan datang
  2. Membantu menawarkan informasi mengenai cara mendapat dana perusahaan
  3. Mengawasi, mengontrol dan mengendalikan pengunaan dana tersebut.
Dan dalam menjalankan fungsinya, sistem informasi administrasi keuangan harus memperhatikan prinsip yg ada seperti:
  1. Cepat. Standar sayantansi keuangan harus menawarkan data yg diharapkan secara cepat dan sempurna ketika dibutuhkan. Bahkan penerapan sistem informasi keuangan ketika ini sudah mulai mengarah kepada laporan sistem administrasi keuangan berbasis web semoga informasi dapat diperoleh dengan cepat.
  2. Aman. Informasi yg dihasilkan harus diproses dengan penuh pengawasan dan disimpan sebaik mungkin semoga data tidak disalah gunakan.
  3. Hemat. Tidak boleh lebih besar pasak daripada tiang. Biaya dalam menjalankan sistem informasi administrasi keuangan harus tidak lebih besar dari manfaat yg akan diperoleh.

Demikianlah hal hal yg berkaitan dengan sistem informasi administrasi keuangan. Apabila ada kesalahan dan pertanyaan, silahkan tinggalkan komentar dibawah. Terima kasih