Perolehan Aktiva Tetap sudah dijelaskan di postingan postingan sebelumnya, silahkan bila mau anda baca lagi disini:
![]() |
| Perolehan Aktiva Tetap Dibeli Saham |
Aset Dibeli Dengan Saham/Obligasi atau Menerbitkan Surat Berharga (Insuence of Securities)
![]() |
| aset tetap dibeli dengan saham |
Aset yg diperoleh dengan surat berharga (saham atau obligasi) disayai senilai harga pasar saham/obligasi. Apabila harga pasar sahamnya tak diketahui maka harga perolehan aset disayai sebesar harga pasar dari aset yg diperoleh. Pertukaran aset dengan surat berharga dicatat dalam sayan rekening hutang obligasi atau modal saham sebesar nilai nominal. Selisih nilai tukar dengan nilai nominal disayai dan dicatat dalam rekening Premium (Agio Saham) atau Discount (Disagio Saham)
- Perolehan aest tetap disayai sebesar Harga Pasar saham yg dikeluarkan pada ketika pembelian aset terjadi.
- Apabila harga pasar lebih besar/tinggi dari harga nominalnya maka disayai adanya premiun (Agio Saham)
- Apabila harga pasar lebih kecil dari harga nominalnya, maka disayai adanya Discount (Disagio Saham)
Contoh Kasus :
PT. Foraz menukar 2.000 lembar saham biasa dengan nominal Rp 10.000/lembar, diketahui pada ketika pertukaran harga pasar saham Rp. 11.000 /lembar, maka
| Nilai Kurs | : | 2.000 x Rp 11.000 | = | Rp22.000.000 |
| Nilai Nominal | : | 2.000 x Rp 10.000 | = | (Rp20.000.000) |
| Premium on Common Stock | = | Rp2.000.000 | ||
Jurnal :
| Debit | | | Machine | Rp22.000.000 | |||
| Kredit | | | Common Stock | Rp20.000.000 | |||
| Kredit | | | Premium on Common Stock | Rp2.000.000 | |||
#Pertanyaan nyeleneh
Saya lagi lagi bingung, perihal konsep dasar pengsayaan perolehan aset tetap, disepakati bahwa aset tetap disayai sebesar harga perolehan, dimana harga perolehan itu berdasarkan definisi dan janji bersama merupakan semua biaya biaya yg dikeluarkan untuk mendapatkan aset tetap. nah bila kita mendapatkan dengan memakai surat berharga, kenapa tidak berlsaya harga perolehan?
Mengapa memakai harga pasar?
Mengapa tidak konsisten diterapkan konsep perolehan ini?
Saya tak sanggup menjawabnya walaupun aku punya pandangan sendiri
Perolehan Aset Tetap dari Sumbangan atau Hadiah ( Donation of Discovery )
Aktiva tetap yg diperoleh dari hadiah harus disayai sebesar nilai pasar wajarnya dan apabila dalam mendapatkan hadiah atau pinjaman tersebut dikeluarkan biaya, maka modal hadiah akan berkurang sebesar biaya tersebut.
Contoh :
PT. Foraz memperoleh pinjaman atau hadiah dari pemerintah berupa tanah dan bangunan dengan nilai masing-masing Rp. 40.000.000,00 dan Rp. 60.000.000,00
Jurnal :
| Debit | | | Land | Rp40.000.000 | |||
| Debit | | | Building | Rp60.000.000 | |||
| Kredit | | | Donated Capital | Rp100.000.000 | |||
Apabila dalam mendapatkan hadiah tersebut dikeluarkan biaya Rp. 2.000.000,00 maka jurnalnya :
| Debit | | | Land | Rp40.000.000 | |||
| Debit | | | Building | Rp60.000.000 | |||
| Kredit | | | Donated Capital | Rp98.000.000 | |||
| Kredit | | | Cash | Rp2.000.000 | |||
Selesai sudah pembahasan mengenai Perlsayaan Akuntansi Perolehan Aset Tetap, biar goresan pena ini sanggup bermanfaat, bila ada yg belum dimengerti, silahkan ditanyakan, niscaya aku akan kabur..

